You are browsing the archive for Kesehatan Archives - Informasi Untuk Kita.

Kreasi Bahan Ubi Ungu: Cemilan Sehat untuk Anak 1 Tahun

April 12, 2017 in food, Kesehatan

Pastinya Bunda sudah tahu bahwa ketika anak menginjak usia 1 tahun, makanan anak mulai dapat divariasikan seperti menu orang dewasa. Tentunya dengan diolah menjadi halus terlebih dahulu atau dipotong kecil-kecil. Anak usia ini juga harus diberikan selingan makanan berupa cemilan sehat untuk anak 1 tahun. Cemilan bagi anak usia 1 tahun juga merupakan asupan penting loh, Bunda! Hal ini karena, ukuran perut anak yang masih kecil hanya dapat menampung sedikit asupan makanan, namun anak juga membutuhkan gizi dan nutrisi yang banyak. Nah, untuk memenuhi kelengkapan gizi dan nutrisi si kecil, Bunda harus memberi selingan makan utamanya dengan cemilan. Tentunya, cemilan yang diolah harus berupa cemilan sehat dan mengandung bahan-bahan yang aman untuk tubuh anak.

Agar cemilan yang disediakan tidak membuat anak bosan dan tidak nafsu makan, maka kreasikan bahan-bahan yang tidak biasa untuk cemilan sehat untuk anak 1 tahun, misalnya kreasi dari bahan ubi ungu. Berikut cara membuatnya:

Bahan:

  • ½ buah pisang besar

  • 3 sdm ASI atau susu formula

  • 100 gr ubi ungu ukuran sedang

Langkah membuatnya:

  1. Kukus ubi ungu kurang lebih 20 menit, kemudian angkat dan haluskan

  2. Tambahkan pisang dan haluskan bersama ubi ungu

  3. Tambahkan susu bubuk ke adonan pisang dan ubi yang telah dihaluskan, lalu bentuklah adonan membentuk bola-bola, ukuran bola dapat Anda sesuaikan selera Anda

  4. Agar lebih menarik berikan garnish dan sajikan bola-bola ubi ungu Bunda dengan saus yoghurt.

Mudah kan, Bunda. Bahan dasar ubi ungu yang digunakan untuk membuat cemilan sehat untuk anak 1 tahun ini, mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak. Cemilan ini mengandung 89 kkal energi, 3 gram protein, 1,6 gram lemak, dan 17 gram karbohidrat. Jangan lupa Bunda, gunakan campuran susu bubuk yang kaya akan protein dan omega 3. Semua ini terkandung dalam susu bubuk S-26 Procal dengan Nutrissentials yang khusus untuk anak berusia 1-3 tahun produk dari Wyeth.

Kaki Bengkak Ketika Usia Kehamilan Ibu Memasuki 7 Bulan, Mengapa ?

April 3, 2017 in Kesehatan

Bahagia dan rasa cemas adalah dua hal yang dirasakan oleh ibu hamil ketika kehamilannya sudah menginjak usia 7 bulan, yang berarti menandakan sudah masuk trimester akhir kehamilan dan siap untuk menimang buah hati. Kebahagiaan jelasnya dirasakan oleh ibu, karena si kecil yang berbulan-bulan ada di perut ibu akan segera lahir di dunia melengkapi keluarga kecil ibu dan ayah. Akan tetapi juga saat ibu hamil 7 bulan, masa ini juga dapat membuat ibu merasa cemas menghadapi proses persalinan yang tentu tak mudah. Selain itu juga, ibu harus siap menjumpai beberapa perubahan fisik maupun psikis pada diri ibu ketika kehamilan sudah menginjak trimester akhir ini.

Memang ada beberapa perubahan bahkan juga keluhan yang terjadi saat usia kehamilan ibu sudah memasuki 7 bulan. Salah satunya adalah pembengkakan yang terjadi pada kaki. Sebetulnya pembengkakan ini sendiri merupakan sebuah gejala yang normal terjadi saat usia kehamilan ibu menginjak 7 bulan. Dalam trimester akhir ini tubuh ibu hamil menghasilkan dan juga mempertahankan cairan lebih banyak ketimbang biasanya. Proses berkumpulnya cairan tersebut bisa berakibat pada pembengkakan yang pusatnya berada di kaki ibu, pergelangan kaki dan juga bahkan sampai ke lengan juga.

Kenapa ibu hamil 7 bulan dapat mengalami pembengkakan pada kakinya ? Selama trimester akhir kehamilan, kondisi rahim mencapai ukuran yang luas paling maksimal dan hal tersebut dapat membuat vena kembali lambat lantaran terdapatnya tekanan di panggul rahim dan juga menahan cairan vena ada dalam jaringannya. Kaki ibu yang bengkak dapat juga dipengaruhi oleh suhu sekitar lingkungan ibu. Semakin panas suhu maka semakin besar juga resiko ibu hamil mengalami pembengkakan pada kakinya.

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan oleh ibu jika saat masa hamil 7 bulan ini mengalami pembengkakan pada kakinya. Mulai dari mengusahakan untuk selalu mengangkat kaki supaya posisinya lebih tinggi dalam berbagai kesempatan. Seperti saat ibu berbaring santai ataupun sedang tidur. Ibu bisa manfaatkan kursi, bantal ataupun lainnya untuk sandaran kaki. Gunakanlah sandal ataupun sepatu supaya kaki ibu tetap selalu merasa nyaman. Hindari kaki dalam posisi diam dalam jangka wktu yang lama seperti duduk terlalu lama ataupun berdiri terlalu lama. Hindari juga tempat yang bersuhu terlalu panas. Ibu juga dapat mengatasi pembengkakan kakinya di masa kehamilan trimester akhir dengan cara berjalan kaki ringan lebih sering, guna untuk melancarkan sirkulasi darah.

Nah, pada sisi lain, masa kehamilan yang sudah memasuki 7 bulan ini penting untuk ibu tetap senantiasa menjaga kesehatannya. Konsumsi makanan bergizi seimbang dan ibu dapat imbanginya dengan mengkonsumsi susu khusus ibu hamil yang mempunyai banyaik zat gizi penting untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung.

sumber : https://www.parentingclub.co.id/smart-stories/ini-3-cara-menghitung-usia-kehamilan-dengan-akurat

Penyebab Ketuban Pecah Dini Karena Serviks

September 2, 2016 in Kesehatan

Ketuban pecah dini adalah kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum terjadi proses persalinan, hal ini terjadi pada usia kehamilan yang kurang dari waktunya. Pada umumnya ketuban yang pecah tidak menimbulkan rasa sakit, mulas, pegal – pegal, atau sebagainya. Tetapi jika kamu mengalami hal seperti, kamu harus segera cari pertolongan supaya cepat ditangani untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi, seperti infeksi kuman dari luar, persalinan premature, gangguan peredaran darah yang bisa menyebabkan kondisi yang berbahya bagi janin bahkan bisa berakibat kematian pada janin. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab ketuban pecah dini, salah satunya adalah serviks yang tidak lagi mengalami kontraksi.

Serviks yang tidak lagi mengalami kontraksi atau inkompetensia adalah ketidakmampuan serviks uteri untuk mempertahankan kehamilan. Inkompetensi serviks bisa menyebabkan kehilangan kehamilan pada trimester kedua. Sebagian besar kasus inkompetensia serviks ini merupakan akibat dari trauma bedah pada serviks, produksi eksisi loop electrosurgical dan dilatasi berlebihan serviks pada terminasi kehamilan.

Pada umumnya wanita yang mengalami inkompetensi serviks ini mengeluh adanya pendarahan pada vagina, tekanan pada panggul bahkan ketuban pecah dan ketika diperiksa serviks ibu tersebut sudah mengalami pembukaan. Bagi wanita dengan inkompetensi serviks, maka peristiwa tersebut akan berulang pada kehamilan berikutnya. Faktor resiko inkompetensi serviks antara lain meliputi riwayat keguguran pada usia kehamilan 14 minggu atau lebih, adanya pembukaan serviks berlebihan, beberapa ibu mengalami abortus elektif pada trimester pertama atau trimester kedua, ibu mengalami eksisi sejumlah besar jaringan serviks, dan menjadi penyebab ketuban pecah dini.

Untuk itu bagi ibu hamil harus tetap menjaga kesehatan dan mengatur pola hidup yang sehat. Hindari kebiasaan buruk seperti merokok atau minum – minuman keras dan harus tetap berolahraga ringan secara rutin untuk mengurangi resiko ketuban pecah dini. Yang pasti harus tetap menjaga kondisi janin dengan mengonsumsi LCT Lactamil, karena susu LCT Lactamil akan memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin ibu maupun sang janin. Selain itu LCT Lactamil juga tersedia dengan banyak varian rasa.

Skip to toolbar